Showing posts with label Obat Sakit Gigi untuk Anak. Show all posts
Showing posts with label Obat Sakit Gigi untuk Anak. Show all posts

Dosis Obat Dokter Amoxicillin Untuk Sakit Gigi Untuk Anak Dan Orang Dewasa

Amoxicillin Untuk Sakit Gigi. Rasa sakit pada gigi ini diakibatkan oleh berbagai masalah pada gigi dan rahang, seperti karies gigi, gingivitis atau penyakit rahang, dan masih banyak lagi. Sakit gigi umumnya merujuk kepada rasa sakit di sekitar gigi atau rahang terutama sebagai efek dari kondisi gigi. terdapat dalam banyak kasus, sakit gigi disebabkan oleh masalah gigi, seperti rongga gigi, gigi retak, suatu akar gigi terekspos, atau penyakit gusi. 

Namun, gangguan dari (bersama Temporo-mandibula) sendi rahang juga dapat menyebabkan sakit yang disebut sebagai sakit gigi. Tingkat keparahan sakit gigi dapat berkisar dari ringan hingga kronis, tajam dan menyiksa. Rasa sakit dapat diperburuk oleh mengunyah atau dingin atau panas. Sebuah ujian lisan menyeluruh, yang mencakup gigi X-ray, dapat membantu menentukan apakah sakit gigi datang dari masalah gigi atau rahang dan penyebabnya.

Dosis Obat Dokter Amoxicillin Untuk Sakit Gigi Untuk Anak Dan Orang Dewasa
Terkadang sakit gigi disebabkan oleh masalah yang tidak berasal dari gigi atau rahang. Sakit di sekitar gigi dan rahang dapat gejala penyakit jantung (seperti angina atau serangan jantung ), telinga (seperti eksternal infeksi telinga atau bagian dalam), dan sinus (udara bagian-bagian dari tulang pipi).

Kita ambil contoh angina (pasokan darah beroksigen yang tidak memadai ke otot jantung karena penyempitan pembuluh darah ke jantung) biasanya terletak di bagian dada atau lengan. Namun, pada beberapa pasien dengan angina, rasa sakit sakit gigi atau rahang adalah satu-satunya gejala dari masalah hati mereka. Infeksi dan penyakit telinga dan sinus juga dapat menyebabkan rasa sakit di sekitar gigi dan rahang. Oleh karena itu, evaluasi oleh dokter gigi dan dokter kadang-kadang diperlukan untuk mendiagnosa penyakit medis yang menyebabkan sakit gigi.

Amoxicillin Untuk Sakit Gigi

Jenis obat: Antibiotik penicillin
Manfaat:
Mengatasi infeksi akibat bakteri terutama pada:
  • Infeksi gigi dan gusi
  • Sistem pencernaan
  • Sistem pernapasan
  • Sistem saluran kemih
  • Sistem reproduksi wanita
  • Meninges
  • Kulit dan jaringan lunak
  • THT (Telinga, hidung dan tenggorokan)
Konsumen: Dewasa dan anak-anak 
Nama lain: Amoxycillin, Amox
Bentuk obat: Kapsul, cairan oral, bubuk dan suntik

Obat ini juga bisa digabungkan dengan obat lain. Ada banyak jenis dan merk obat-obatan yang mengandung amoxicillin. Ingat untuk membaca kandungan di dalamnya pada bungkus obat yang Anda beli.

Indikasi :

Indikasi yang disebabkan oleh strain-strain bakteri yang peka : 
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak : Stafilococcus bukan penghasil penisilinase, streptococcus, E. Coli.
  • Infeksi saluran pernafasan : H. Influenza, Streptococcus, Streptococcus pneumoniae, Stafilococcus bukan penghasil penisilinase, E.Coli.
  • Infeksi saluran geitourinari :  E.Coli, P.Mirabilis dan Streptococcus faecalis.
  • Gonore : N. Gonorrhea (bukan penghasil penisilinase)
Amoxicillin sebenarnya tergolong obat yang 'keras', tapi sepertinya hal ini juga perlu diketahui karena kadang kalau sakit gigi sudah tidak tertahan kita membutuhkan obat yang lebih keras dan bisa segera meredakan sakit akibat sakit gigi tersebut. Saya juga kadang menggunakan obat sakit gigi yang biasa diresepkan dokter dan biasanya menjadi andalan dokter gigi untuk sakit gigi secara umum.

Ada tiga atau empat jenis obat yang biasa diresepkan dokter gigi:
  • Amoxicillin untuk antibiotik
  • Natrium atau Kalium diklofenak
  • Dexamethasone
  • Asam mefenamat
Keempat jenis obat ini biasanya bisa dijual bebas di Apotik. Meskipun sesuai aturannya, pembelian antibiotik harus dengan resep dokter.

Perhatian : 

  1. Hati-hati pemberian obat ini pada penderita leukimia limphatik, karena kepekaan terhadap rash kulit yang disebabkan Amoksisilin.
  2. Dapat menyebabkan terjadinya kolitis yang berat.
  3. Sebelum pengobatan dengan Amoksisilin harus dilakukan pemeriksaan reaksi kepekaan terhadap penisillin.
  4. Amoksisilin harus digunakan dengan hati-hati pada wanita hamil dan menyusui.
  5. Pengobatan dengan Amoksisilin dalam jangka waktu lama harus disertai dengan pemeriksaan fungsi ginjal, hati dan darah.
  6. Dapat menimbulkan superinfeksi (biasanya penyebabnya Enterobacterium, Pseudomonas, S.Aerus, Candida). Bila terjadi hal tersebut, hentikan pengobatan dan diberikan alternatif lain.
  7. Untuk penderita dengan gagal fungsi ginjal monitor tingkat plasma dan urine harus dilakukan penyesuaian dosis.
  8. Jangan untuk pengobatan meningitis atau infeksi pada tulang sendi karena Amoksisilin oral tidak menembus kedalam cairan serebospinal atau sinorial.

Cara Benar Mengonsumsi Amoxicillin

Amoxicillin bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Khususnya untuk amoxicillin bubuk, campurkan dengan setengah gelas air dan minum secepatnya setelah diaduk.

Pastikan Anda menghabiskan dosis yang sudah diberikan oleh dokter. Hal ini dilakukan untuk mencegah munculnya kembali infeksi. Jika masih belum sembuh setelah mengonsumsi semua dosis yang diresepkan, kembali temui dokter.

Pastikan untuk membaca petunjuk pada bungkus obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi amoxicillin. Jangan mengubah dosis amoxicillin kecuali disarankan oleh dokter Anda. Jaga jarak waktu antara satu dosis amoxicillin dengan dosis berikutnya secara teratur.

Jika tidak sengaja melewatkan dosis amoxicillin, segera minum begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis amoxicillin pada jadwal berikutnya.

Efek Samping

Walau jarang, amoxicillin berpotensi menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan. Jelaskan pada dokter jika Anda mengalami efek samping yang berkepanjangan dan beritahu obat yang Anda konsumsi. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi adalah:
  • Mual dan muntah
  • Mengalami diare
  • Sakit kepala
  • Ruam
Segera hubungi dokter jika Anda mengalami ruam, pembengkakan pada wajah atau mulut, atau kesulitan bernapas. Ini mungkin pertanda Anda alergi terhadap antibiotik jenis ini. Segera hentikan penggunaan amoxicillin dan pergilah ke rumah sakit terdekat.

Dosis Amoxicillin

  1. Dewasa dan anak-anak dengan berat badan di atas 20 kg : sehari 250-500 mg tiap 8 jam.
  2. Anak-anak dengan berat badan kurang dari 20 kg : 20-40 mg/kg berat badan sehari dalam dosis terbagi, diberikan tiap 8 jam.
  3. Untuk penderita dengan gangguan ginjal, perlu dilakukan pengurangan dosis.
  4. Pada penderita yang menerima dialisa peritonial, dosis maksimum yang dianjurkan 500 mg sehari.
  5. Gonokokus uretritis : Amoksisilin 3 g sebagai dosis tunggal.
Dokter yang akan menentukan dosis dan lama konsumsi amoxicillin berdasarkan infeksi yang terjadi, tingkat keparahannya, dan respons tubuh. Keterangan dosis diatas direkomendasikan berdasarkan keumumannya.

Cara kerja obat

Amoksisilin adalah turunan penisilin semi sintetik dan stabil dalam suasana asam lambung. Amoksisilin diabsorpsi dengan cepat dan baik pada saluran pencernaan makanan, tidak tergantung adanya makanan. Amoksisilin terutama diekskresikan dalam bentuk tidak berubah di dalam urin. Ekskresi dihambat saat pemberian bersamaan dengan Probenesid, sehingga memperpanjang efek terapi. Amoksisilin aktif terhadap organisme gram-positif dan gram-negatif.

Penting dilihat: Kandungan , Harga , Efek Samping Obat Generik Ibuprofen Untuk Sakit Gigi Pada Anak

Saya rasa informasi mengenai Amoxicillin Untuk Sakit Gigi telah cukup kumplit, semoga membantu anda dan bermanfaat bagi penderita. Terimakasih. Salam sehat!

Kandungan , Harga , Efek Samping Obat Generik Ibuprofen Untuk Sakit Gigi Pada Anak


Ibuprofen Untuk Sakit Gigi . Pada dasarnya anak-anak lebih rentan terhadap sakit gigi, karena mereka tingkat kesanggupan untuk merawat giginya sangat rendah. Penyebab selain itu biasanya faktor genetik, jika orang tuanya dulu sering sakit gigi umumnya salah satu dari anaknya akan mengalami apa yang telah dialami orang tua. Bahkan diperdesaan orang banyak yang meyakini kalau faktor keturunan lebih kuat daripada pola kesehatan dan kebersihannya.

Ketika anak terjangkit sakit gigi, kebiasaan dari kita adalah mencari sumber nama obat apa yang paling cocok dan bagus untuk si anak tersebut? Sebenaarnya sangat banyak merk obat-obatan yang menawarkan kesembuhan bagi kita, namun kita harus mengetahui detail dengan senyawa yang terkandung didalamnya, guna untuk memahami manfaat dari obat tersebut.

Kandungan, Harga , Efek Samping Obat Generik Ibuprofen Untuk Sakit Gigi Pada Anak

Obat Generik Ibuprofen Untuk Sakit Gigi Pada Anak

Kandungan / Farmakologi

Salah satu obat yang dapat diandalkan untuk meredakan sakit gigi anak adalah Ibuprofen. Ibuprofen adalah golongan antiinflamasi nonsteroid yang mempunyai efek sebagai analgesik (meringankan sakit) dan antipiretik (menurunkan demam). Aktivitas analgesik ibuprofen dengan cara menghambat enzim siklooksigenase dengan akibat terhambatnya sintesis prostaglandin, yaitu suatu zat yang bekerja pada ujung-ujung saraf jaringan tubuh yang sakit. Aktivitas antipiretiknya bekerja di hipotalamus dengan meningkatkan vasodilatasi dan aliran darah periferal.

Obat ini dapat meredakan rasa sakit ringan hingga menengah serta mengurangi inflamasi atau peradangan. Diantara gejala dan keadaan yang dapat ditangani ibuprofen adalah artritis, keseleo, nyeri otot, migrain, nyeri menstruasi dan nyeri setelah operasi dan sakit gigi. Di sisi lain, ibuprofen juga  biasa digunakan untuk mengurangi gejala demam dan pegal-pegal akibat pilek/flu.

Ibuprofen dapat bekerja dengan memperlambat enzim yang berperan penting dalam memproduksi prostaglandin. Prostaglandin adalah kandungan sel yang dilepaskan tubuh yang mengakibatkan inflamasi dan rasa sakit. Dengan menghalangi produksi prostaglandin, ibuprofen mengurangi inflamasi dan rasa sakit.

Terkadang dokter memberi resep ibuprofen untuk menurunkan gejala osteoarthritis atau rheumatoid arthritis, seperti kekakuan sendi, nyeri, dan bengkak, meskipun tidak dapat menyembuhkan arthritis. Karena sesuai yang kami jelaskan tadi bahwa obat ini bekerja dengan menghambat enzim dalam tubuh, yang memberikan sinyal rasa sakit.
Pada umumnya Ibuprofen dipasarkan sebagai Advil, Motrin, atau Midol. Ibuprofen juga tersedia dalam berbagai bentuk seperti: tablet, tablet kunyah, cair dan cairan. Anak di atas 12 tahun dan orang dewasa, dapat mengonsumsi ibuprofen setiap empat sampai enam jam sesuai kebutuhan. Dan tidak boleh lebih dari enam pil dalam satu hari kecuali diresepkan oleh dokter. Anak-anak dan bayi biasanya dokter meresepkan obat sakit gigi ibuprofen ini tidak lebih dari 4 dosis dalam 24 jam. Selengkapnya lanjutkan membaca!

Kandungan , Harga , Efek Samping Obat Generik Ibuprofen Untuk Sakit Gigi Pada Anak

Dosis / Anjuran Pakai

Dosis penggunaan ibuprofen tergantung kepada tingkat keparahan rasa sakit yang diderita pasien. Jangan melebihi dosis maksimum ibuprofen untuk orang dewasa yaitu 2.400 mg per 24 jam. Tabel berikut ini akan menjelaskan dosis-dosis umum penggunaan ibuprofen bagi dewasa dan anak-anak.

UsiaTakaranFrekuensi per hari
>12 tahun200-400 mg3-4 kali
10-12 tahun300 mg atau 15 ml3 kali
7-10 tahun200 mg atau 10 ml3 kali
4-7 tahun150 mg atau 7,5 ml3 kali
1-4 tahun100 mg atau 5 ml3 kali
6-12 bulan50 mg atau 2,5 ml3-4 kali
3-6 bulan50 mg atau 2,5 ml3 kali

Dainjurkan sebelum mengonsumsinya, baca terlebih dahulu aturan pemakaian yang tertera pada kemasan!

Indikasi

Meredakan sakit gigi dan demam pada anak-anak dan meringankan nyeri yaitu antara lain nyeri pada dismenore primer (nyeri haid), nyeri pada penyakit gigi atau pencabutan gigi, nyeri setelah operasi, sakit kepala, gejala nyeri ringan sampai sedang pada penyakit nyeri reumatik tulang sendi dan sendi terkilir.

Kontraindikasi

  • Penderita dengan ulkus peptikum (tukak lambung dan duodenum) yang berat dan aktif.
  • Penderita dengan riwayat hipersensitif terhadap ibuprofen dan obat anti infalamasi non steroid yang lain.
  • Penderita dimana bila menggunakan asetosal atau obat antiinflamasi nonsteroid lainnya akan timbul gejala asma, rhinitis, atau urtikaria.
  • Kehamilan trimester ketiga.

Efek Samping Ibuprofen

Tiap obat pasti berpotensi menyebabkan efek samping, termasuk ibuprofen. Beberapa efek samping yang dapat terjadi saat mengonsumsi obat ini antara lain:
  • Sakit kepala
  • Nyeri ulu hati
  • Muntah darah
  • Perut kembung
  • Tukak lambung
  • Mual dan muntah
  • Diare atau konstipasi
  • Gangguan pencernaan
  • Tinja berwarna hitam atau disertai darah

PERHATIAN

Ibuprofen direkomendasikan pada anak-anak di bawah usia 1 tahun tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan. Sebelum menggunakan obat ini agar dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter apabila menderita penyakit-penyakit atau kelainan-kelainan sebagai berikut :

  • Tanyakan lebih jelas dosis untuk anak di bawah 12 tahun dengan dokter.
  • Riwayat penyakit saluran cerna bagian atas (ulkus peptik)
  • Bagi wanita hamil dan menyusui, sesuaikan dengan anjuran dokter.
  • Gangguan fungsi ginjal karena eliminasi utamanya melalu ginjal
  • Gagal jantung, hipertensi, dan penyakit-penyakit lain yang mengakibatkan retensi cairan tubuh
  • Konsumsi ibuprofen dengan makanan atau segelas susu untuk menghindari efek samping.
  • Gangguan pembekuan darah
  • Asma karena dapat menyebabkan bronkospasme (penyempitan bronkus)
  • Harap berhati-hati dengan penggunaan ibuprofen jika berusia di atas 65 tahun.
  • Lupus Eritematosus Sistemik.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
  • Harap berwaspada jika menderita tukak lambung, asma, alergi terhadap obat anti inflamasi non-steroid, gangguan hati dan gangguan ginjal.
Setelah minum obat ini jangan minum asetosal atau obat lain yang mengandung ibuprofen, juga obat anti-koagulan (antipembekuan darah) golongan warfarin. Bila setelah 5 hari nyeri tidak menghilang, segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan. Tidak dianjurkan pada kehamilan trimester pertama dan kedua, serta wanita menyusui.

Penyimpanan

  • Simpan di tempat kering dan sejuk (15 – 25) º C. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. 

Cara Benar Mengonsumsi Ibuprofen

Ibuprofen sebaiknya dikonsumsi sesudah makan atau dengan segelas susu untuk mengurangi efek sampingnya. Pastikan untuk mengurangi rokok serta konsumsi minuman keras karena dapat meningkatkan risiko efek samping pendarahan pada lambung.

Jika Anda tidak sengaja melewatkan jadwal minum ibuprofen, segeralah meminumnya jika jadwal untuk dosis berikutnya masih lama. Jangan menggandakan dosis ibuprofen yang diminum dengan maksud menggantikan dosis yang sudah terlewat.

Harga Ibuprofen

  • Di Apotik terdekat kami dibandrol Rp. 2.500,-
  • Sumber dari Tokopedia dibandrol Rp. 2.400,-
Masalah harga ini tidak baku ya, alias sewaktu-waktu bisa berubah dan faktor domisili pun menentukan.

Demikian artikel mengenai Kandungan , Harga , Efek Samping Obat Generik Ibuprofen Untuk Sakit Gigi Pada Anak ini  dapat membantu keluhan dan bermanfaat bagi pengetahuan Anda. Terimakasih.

Penting untuk dibaca: Harga Dan Dosis Obat Antalgin Untuk Sakit Gigi Dan Gusi Bengkak


Pasta Gigi Anak dan Bayi Odol Tanpa Fluoride Yang Aman

Pasta Gigi Anak dan Bayi . Umur bayi anda 6 bulan munkin sudah memiliki gigi susu di kondisini ini kita mulai memperhatikan kesehatan giginya sejak dini .Menurut Juliette Scott, dokter gigi spesialis gigi anak dari Australian Dental Association, kebiasaan merawat gigi dan mulut bisa dimulai sejak bayi berusia 4 bulan. “Anda bisa menggunakan kain basah untuk membersihkan bagian dalam mulut sambil memberi gusi sedikit pijatan,” ujarnya.

Begitu giginya mulai tumbuh, Mama bisa mengelap setiap gigi anak dengan menggunakan kain basah. Lap bagian depan dan belakang gigi setiap kali selesai makan atau minum susu. Atau Mama bisa mulai menggunakan sikat gigi yang kecil dan lembut serta air untuk membersihkan gigi-gigi yang mulai tumbuh tersebut. Berbicara menikat gigi pasti yang terbesik di benak adalah pastanya pakai apa ? disni kami akan merekomendasikan tentang odol pasta gigi bayi dan anak .

Pasta Gigi Anak dan Bayi

Pasta Gigi Anak dan Bayi
Pasta gigi sebaiknya tidak digunakan sebelum anak berusia 18 bulan. Setelah itu coba gunakan pasta gigi dengan kadar fluoride rendah. Tapi, jika bunda ingin menggunkan  pasta gigi yang buat bayi/toddler sejak giginya mulai keluar sudah boleh . 

Gunakanlah Psata gigi yang aman kalau terttelan, seperti “tooth & gum cleanser”. Ada merk gerber, orajel baby, dan sebagainya . 

Jikalau nanti  anak sudah kira-kira 1.5-2 th, sudah mulai bisa kumur, bisa dipakaikan odol anak-anak, seperti colgate for toddler, orajel toddler, pigeon ( ini termasuk Tanpa Fluoride ), dll. tapi kita harus yakin/pastikan kalau si anak tidak memakai terlalu banyak dan bisa berkumur membuang sisa busa atau sudah bis meludah .

 Ada baiknya juga bunda konsultasikan juga dengan dokter gigi mengenai pemilihan pasta gigi anak bunda .Disarankan kunjungan pertama kali ke dokter gigi dilakukan dalam jangka waktu 6 bulan sejak gigi pertama anak tumbuh, yaitu ketika anak berusia sekitar 1 tahun. Setelah itu, lakukan kunjungan rutin ke dokter gigi tiap 6 atau 12 bulan sekali tergantung kondisi gigi anak. Demikinalah artikel tentang pemilihan pasta gigi anak dan bayi . Semoga manfaat .

Gigi Anak Rusak , Keropos , Berlubang Apa Penyebabnya ?

Gigi Anak Rusak . Perlu kita orang tua menyadari bahwa masalah gigi timbul beriringan dengan tumbuhnya gigi jadi sejak si kecil memiliki gigi maka sejak itu kita harus merawat dan menjaga gigi sikecil dengan penerapan kebiasaan baik dan juga mencegah makanannya yang merusak gigi .

Gigi Anak Rusak, Keropos , Berlubang Apa Penyebabnya ?

Gigi Anak Rusak , Keropos , Berlubang Apa Penyebabnya ?
Perawatan gigi sedini mungkin adalah hal yang perlu dilakukan oleh orang tua. Hal ini untuk mencegah kerusakan gigi yang sering terjadi pada anak-anak. Memperkenalkan dokter gigi kepada Si Kecil sejak dini dapat membantu mengatasi masalah yang sering timbul seputar giginya. Bila gigi Si Kecil sudah terawat dengan baik, maka gigi akan terlihat sehat dan bebas masalah ketika dewasa.

Penyebab Gigi Rusak Tanpa Kropos dan Berlubang

Kerusakan gigi terjadi akibat perawatan yang tidak tepat. Gigi yang tidak dibersihkan, lama-lama akan ditutupi lapisan yang disebut plak. Kondisi ini bisa diperparah jika Si Kecil sering mengkonsumsi makanan yang mengandung gula dan tepung. Sebab, bakteri yang terdapat pada plak akan bereaksi dengan gula dan tepung, kemudian akan menghasilkan asam yang dapat merusak lapisan pelindung gigi, kondisi ini akan membuat gigi rusak.

Penyebab Gigi Anak Keropos

Pernah melihat anak kecil dengan gigi hitam bahkan keropos? Rasanya cukup sering ya, Ma. Tak hanya di Indonesia, bahkan di Australia pun para dokter gigi melihat kenaikan jumlah kasus gigi rusak pada bayi usia 12 bulan. Selain gigi berlubang, banyak juga kasus kerusakan email gigi pada anak-anak.

Penyebab Gigi Keropos

Email adalah lapisan luar yang melindungi gigi. Ada anak-anak yang emailnya kurang bagus sehingga mereka lebih rentan mengalami gigi sensitif dan gigi berlubang. Masalah email gigi ini bisa disebabkan oleh banyak hal, misal: penyakit yang diderita mama dan obat yang dikonsumsi saat mengandung, kelahiran prematur, atau penyakit yang diderita saat bayi.

Namun penyebab paling sering dari kerusakan gigi pada bayi adalah pemberian susu dengan botol, baik itu susu formula maupun ASI. Kedua jenis susu tersebut sama-sama mengandung laktosa, satu jenis gula yang bersama plak gigi akan menyebabkan pengikisan email gigi susu hingga akhirnya gigi berlubang.

Hal ini akan terjadi jika Anda sering membiarkan anak tidur sambil minum susu dengan botol. Meningkatnya konsumsi makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi seperti sari buah juga berperan dalam menyebabkan kerusakan gigi pada anak.

Gigi Berlubang dan Apa Penyebab  pada anak

Gigi berlubang adalah masalah gigi yang utama. Gigi berlubang disebabkan oleh infeksi bakteri secara terus-menerus. Jika gigi berlubang berlangsung lama, maka akan sangat berefek pada nafsu makan anak sebab anak akan sangat sulit menguyah dan membuat mereka kesakitan saat makan . Secara tidak langsung ia akan mengalami masalah gizi dan menggangu tumbuh kembangnya.

Penyebab Gigi Berlubang

Inilah beberapa faktor penyebab gigi berlubang pada anak dan orang dewasa :
  1. Malas untuk menyikat gigi. anak-anak memang belum terbiasa untuk sikat gigi, tapi bukan berarti bunda membiarkan gigi mereka tidak dibersihkan. Untuk yang satu ini bunda harus mengajarkan bagaimana cara menyikat gigi anak dengan benar, membiasakan, dan memberi pengertian akan dampak buruk jika tidak menyikat gigi.
  2. Makan makanan manis dan lengket yang berlebihan. Mungkin ini bisa menjadi penyebab utama gigi berlubang pada anak-anak, karena mereka memang suka dengan makanan manis. Jika bunda tidak mengawasi makanan mereka, maka akibatnya akan tidak bunda sukai, gigi anak-anak akan berlubang. Itu dikarenakan makanan manis merupakan kesukaan kuman-kuman yang berada di mulut. Semakin lengket makanan maka akan semakin susah untuk dibersihkan, dengan demikian semkain mudah pula kuman akan berkembang dengan mudah.
  3. Tidur setelah makan. Ini tidak akan menjadi masalah jika sebelum tidur anak-anak menyikat giginya, tetapi jika tidak maka akan menjadi salah satu penyebab gigi berlubang. Perlu bunda ketahui, setelah makan kondisi mulut akan bersifat asam, sehingga membutuhkan air liur yang banyak untuk menetralisir kondisi asam tersebut. Pada saat tidur, air liur yang diproduksi oleh mulut tidak terlalu banyak.
  4. Waktu menyikat gigi yang tidak tepat. Kebiasaan kita adalah menyikat gigi saat mandi, baik itu mandi pagi atau sore. Contohnya adalah saat mandi sore anak-anak menyikat gigi mereka, sementara mereka belum makan malam, dan biasanya bunda tidak menyuruh anak-anak untuk mnyikat gigi kembali. Yan terjadi adalah sisa makanan akan tetap menempel pada gigi, dan kuman akan berkembang dengan mudah.
  5. Sering mimun yang bersoda. Meskipun anak-anak sangat jarang yang suka minuman yang bersoda, tetapi ada beberapa anak yang suka loh bunda. Dan jika anak bunda salah satu yang suka minuman bersoda, sebaiknya mulai dikurangi yang bunda. Soda memiliki tingkat keasaman yang tinggi, yang menyebabkan terjadinya demineralisasi pada gigi, yang selanjutnya akan membentuk lubang pada gigi.
Hindarilah hal-hal yang menyebabkan kerusakan pada gigi diatas agar untuk memimalisir sakit gigi anda .

    Kapan Anak Bayi Tumbuh Gigi Usia Berapa dan Bagaimana Cara Merawatnya ?

    Kapan anak tumbuh gigi usia berapa dan bagaimana cara merawatnya ini penting bagi bunda apalagi baru-baru punya bayi agar tahu apa saja tindakan yang harus dilakukan jika berjalan tidak seperti biasanya .

    Kapan Anak Bayi Tumbuh Gigi Usia Berapa dan Bagaimana Cara Merawatnya ?

    Baiklah pertama kita bahas tentang Kapan Anak Bayi Tumbuh Gigi Usia Berapa ? Pada umumnya gigi susu anak tumbuh pertama kali saat anak berusia +/- 6 bulan. Diawali dengan gigi seri bawah yang rata-rata tumbuh sekitar usia 6-10 bulan, sedangkan gigi seri atas tumbuh sekitar usia 8-12 bulan. 

    Meski demikian, kecepatan pertumbuhan gigi antara anak yang satu dengan anak lainnya belum tentu sama. Ada yang tumbuh lebih cepat tapi ada juga yang lebih lama. Tidak sedikit anak yang baru tumbuh gigi pertama saat usianya mencapai 1 tahun, dan saat gigi tersebut keluar boleh jadi lebih dari satu gigi dalam waktu bersamaan. Hal tersebut adalah variasi normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

    Jika anak sudah berumur 8 bulan belum juga tumbuh gigi itu bukan pertanda tidak normal, jadi orang tua tidak perlu terlalu risau, namun untuk lebih menenangkan hati silahkan konsultasikan dengan dokter anak.

    Kapan Anak Bayi Tumbuh Gigi Usia Berapa dan Bagaimana Cara Merawatnya ?
    Bagai mana jika gigii bayi belum tumbuh ?


    Perlu diingan bahwa ada banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan pertumbuhan gigi anak. Proses pembentukan gigi sudah dimulai saat anak masih dalam kandungan ibu, kira-kira saat janin berusia 4 bulan. Kemungkinan gigi susu tumbuh lebih lambat dari yang semestinya lebih besar pada anak yang lahir prematur atau berat badan bayi lahir kurang, karena proses pertumbuhan dan perkembangannya secara umum belum sempurna termasuk juga giginya.

    Jika gigi susu terlambat tumbuh padahal anak lahir cukup bulan, maka tentu ada faktor lain diantaranya pola makan anak. Jika selama ini bayi hanya diberi makanan yang lunak saja maka sebaiknya anak mulai dikenalkan dengan makanan yang bertekstur dan agak kasar. Tentunya cara memasak dan jenis makanan disesuaikan dengan usia bayi. Perlu diketahui, makanan yang lunak kurang memberi rangsangan bagi pertumbuhan gigi dan rahang anak. Justru dengan diberi makanan yang agak sedikit lebih keras, otot-otot pengunyahan, gigi dan tulang rahang akan bekerja lebih keras dan memberi stimulasi bagi pertumbuhan gigi dan tulang. 

    Pertumbuhan gigi juga dapat dirangsang dengan memberi anak mainan yang dapat digigit-gigit. Fungsinya sama, yaitu untuk memberi stimulasi bagi gigi dan tulang. Namun jangan lupa memperhatikan kebersihan mainan tersebut mengingat mainan itu akan masuk ke mulut anak, dan pilih mainan yang aman dan bebas zat beracun. Lebih simpulnya lihat di bawah ini :

    Cara Merangsang gigi bayi

    1. Memberi mainan yang berguna untuk menstimulus pertumbuhan gigi sering disebut dengan teether. Sebenarnya penggunaan mainan ini dianjurkan sejak umur 5 bulan, sebab dipercaya bahwa teether memang bergunan untuk mempercepat tumbuh gigi. Pilihlah teether terbuat dari bahan yang aman. Pada umumnya semuanya terbuat dari karet.
    2. Kandungan kalsium pada susu juga sangat membantu pertumbuhan gigi anak, oleh karena itu walaupun anak sudah lebih dari 6 bulan usahakan tetap memberi ASI yang cukup (susu bantu).
    3. Beri makanan pembantu ASI yang mengandung kalsium seperti ikan laut dan beberapa jenis sayuran.
    4. Orang tua jangan terlalu khawatir, sebab banyak juga bayi baru tumbuh gigi pada umur 10 bulan bahkan 1 tahun.
    Bagi sebagian bayi, pertumbuhan gigi dapat diartikan sebagai suatu masa ketidaknyamanan yang teramat dan juga suatu waktu dimana ia akan banyak menangis karena pertumbuhan tersebut. Sedangkan bayi yang lain mungkin saja melewati masa pertumbuhan gigi dengan cukup cepat, bahkan tanpa adanya terlalu banyak keluhan.

    Tanda-tanda bayi akan tumbuh gigi:

    Si kecil sering gigit jari atau benda, kadang digigit seperti orang yang gemas bahkan jari kitapun kalau diletakkan digenggamannya akan diarahkannya mulut untuk digigit.
    Tampak pembengkakan jelas pada gusi bayi, biasanya lebih dulu terlihat pada gusi bawah.

    Untuk itu ketika umur bayi sudah mencapai 6 - 7 bulan sebaiknya jangan meletakkan sembarangan benda di dekat mereka. Sebab saat ini anak sangat suka menggigit apapun yang dapat dijangkaunya. Selalu pastikan mereka mengenakan pakaian yang bersih dan tidak ada juntaian mainan atau pernak pernik pada baju tersebut, akan sangat berbahaya jika pernak-pernik tersebut digigit dan tertelan.

    Bagaimana Cara Merawat Gigi dan Gusi Bayi ?

    Seperti tadi kita ketahui bahwa umur 6 - 7 bulan, ada juga yang lebih lama dari itu. Adanya pembengkakan gusi, sering menggigit-gigit sesuatu , dan sedikit lebih rewel dari biasanya merupakan tanda-tanda akan tumbuhnya gigi pada anak. Gigi si kecil disebut dengan gigi susu, sifatnya lebih lunak dari gigi sejati pada orang tua.

    Karena sifat lunak ini maka gigi bayi sangat mudah rusak dan menguning, untuk itu diperlukan perawatan tepat. Anak 3 tahun mungkin sudah bisa menggosok gigi sendiri atau selayaknya kita menggosok dengan sikat dan pasta gigi. Cara membersihkan gigi bayi berbeda dengan orang tua, begitu juga dengan peralatan yang digunakan. Maka dari itu mari kita lihat cara merawat gigii bayi di bawah ini :

    Tips Cara merawat mulut bayi pada saat usia 0 – 6 bulan:


    Meskipun gigi bayi belum tumbuh, ingat selalu untuk membersihkan gusi, pipi bagian dalam, serta lidah bayi dengan menggunakan kassa steril yang dilembabkan dengan air matang, minimal dua kali sehari.
    1. Jangan biarkan bayi tidur sambil minum susu dengan menggunakan botol susunya.
    2. Jangan menambah rasa manis pada susu seperti madu atau saccorit .
    3. Bersihkan/ sterilkan empeng secara berkala.
    4. Selalu gunakan dot yang bersih saat memberikan ASI atau susu formula dengan botol susu.
    Baca juga : Karang Gigi dan Pembersih Karang

    Cara merawat gigi bayi pada usia 7-12 bulan

    1. Tanyakan dokter anak atau dokter gigi apakah bayi anda mendapat cukup fluor.
    2. Bersihkan mulut bayi dengan kassa steril yang telah dilembabkan dengan air matang, minimal dua kali sehari.
    3. Jangan biarkan bayi tidur sambil minum susu dengan menggunakan botol susunya.
    4. Biasakan untuk memberi air putih setelah bayi anda minum susu agar sisa susu di mulutnya terbilas.
    5. Saat gigi mulai tumbuh, mulailah membersihkannya dengan menggunakan kain lembab. Bersihkan setiap permukaan gigi dan batas antara gigi dengan gusi secara seksama, karena makanan seringkali tertinggal di permukaan itu.
    6. Saat gigi geraham bayi mulai tumbuh, mulai gunakan sikat gigi yang kecil dengan permukaan lembut dan dari bahan nilon.
    7. Jangan gunakan pasta gigi dan saat menyikat gigi bayi, selalu basahi sikat gigi dengan air.
    8. Setelah 6 bulan sejak gigi pertama tumbuh, periksakan gigi anak anda ke dokter gigi, atau saat usia anak telah mencapai 1 tahun.

    Jagalah kesehatan gigi bayi bunda agar terhindar dari kerusakan dini, seperti gigi berlubang. Gigi dan gusi yang sehat saat bayi merupakan bakal gigi dan gusi yang sehat saat dewasa dan tua nanti .

    Rumus dan Jumlah Gigi Susu Anak , Fungsi dan Waktu Tumbuhnya

    Rumus dan Jumlah gigi : Pada kali ini kami akan membahas anatomi gigi dan sebagian fungsinya tujuannya agar mengenal gigi kita jika kita kenal maka akan minat menjaganya dan sayang sama gigi serta bisa meningkatkan syukur terhadap Allah pencipta gigi .

    Rumus dan Jumlah Gigi Susu Anak , Fungsi dan Waktu Tumbuhnya

    Dentis atau  Gigi  adalah merupakan bagian yang mengolah makanan saat kita makan. Melalui gigi, makanan dapat kita gigit, potong, sobek, kunyah dan dihaluskan. Sehingga, gigi mencerna makanan secara mekanik. Berdasarkan bentuknya, gigi manusia meliputi gigi seri, gigi taring, gigi geraham depan (premolar) dan gigi geraham belakang(molar).

    Email gigi merupakan lapisan keras berwarna putih yang menutupi mahkota gigi. Tulang gigi, tersusun atas zatdentin. Sumsum gigi (pulpa), merupakan rongga gigi yang di dalamnya terdapat serabut saraf dan pembuluh-pembuluh darah. Itulah sebabnya bila gigi kita berlubang akan terasa sakit, karena pada sumsum gigi terdapat saraf.
    Gigi berfungsi untuk mengunyah makanan sehingga makanan menjadi halus. Keadaan ini memungkinkan enzim-enzim pencernaan mencerna makanan lebih cepat dan efisien.

    Pada manusia dapat ditemui 4 (empat) macam gigi yang terdapat pada mulut disertai dengan arti definisi dan pengertian yaitu :

    1. Gigi Seri (dentis insisivus) adalah gigi yang memiliki satu akar yang berfungsi untuk memotong dan mengerat makanan atau benda lainnya. merupakan gigi yang berada pada bagian depan. Bentuknya tegak dengan tepi yang tajam, seperti; sekop atau tatah.
    2. Gigi Taring (dentis kaninus) adalah gigi yang memilki satu akar dan memiliki fungsi untuk mengoyak makanan atau benda lainnya. Bentuknya lebih tinggi dan runcing.
    3. Gigi Geraham Depan (pramolar) adalah gigi yang punya dua akar yang berguna / berfungsi untuk menggilas dan mengunyah makanan atau benda lainnya. Bentuk gigi ini lebih rendah dan lebih rata dengan benjolan-benjolan kecil.
    4. Gigi Geraham Belakang (molar) adalah gigi yang memiliki tiga akar yang memiliki fungsi untuk melumat, menghancurkan, menghaluskan dan mengunyah makanan atau benda-benda lainnya.

    Secara struktural, gigi memiliki beberapa bagian. Bagian yang tampak dari luar dinamakan puncak gigi atau mahkota gigi. Bagian yang tertanam di dalam rahang dinamakan akar gigi. Batas antara puncak dan akar gigi serta tertanam di dalam gusi dinamakan leher gigi.

    Anatomi gigi Setiap gigi tersusun atas bagian-bagian sebagai berikut

    1. Puncak gigi atau mahkota gigi (korona), yaitu bagian yang tampak dari luar. Setiap jenis gigi memiliki bentuk mahkota gigi yang berbeda-beda.
    2. Leher gigi (kolum), yaitu bagian gigi yang terlindung di dalam gusi dan merupakan batas antara mahkota dan akar gigi.
    3. Akar gigi (radiks), yaitu bagian gigi yang tertanam di dalam rahang. Akar gigi yang menancap pada tulang rahang tersebut ada yang berjumlah satu dan dua.

    Pada bagian gigi manusia terstruktur / tersusun atas 4 (empat) lapisan/jaringan yakni :

    1. Email adalah bagian mahkota gigi dilapisi oleh lapisan/jaringan keras yang mengandung kalsium dan berfungsi untuk melindungi tulang gigi dengan zat yang sangat keras yang berada di bagian paling luar gigi manusia.
    2. Tulang dentin merupakan lapisan yang berada pada lapisan setelah email yang dibentuk dari zat kapur. berupa jaringan berwarna kekuningan.
    3. Pulpa atau Rongga Gigi. Pada bagian ini terdapat pembuluh darah untuk memelihara seluruh gigi, dan serabut-serabut saraf yang mendeteksi tekanan, panas, dingin, dan sakit. Pembuluh darah dan saraf tersebut menjulur hingga akar gigi.
    4. Semen. lapisan keras, jaringan semacam tulang yang memiliki konstruksi yang kuat melapisi akar gigi. Semen / Sementum merupakan bagian dari akar gigi yang berdampingan / berbatasan langsung dengan tulang rahang di mana gigi manusia tumbuh. 

    Kapan Terbentuknya 4 Jaringan di Atas

    • Pembentukan email atau mahkota gigi seri susu 4-6 bulan sebelum tumbuh.
    • Pembentukan email atau mahkota gigi taring dan geraham susu 6-12 bulan sebelum erupsi.
    • Pembentukan akar gigi susu 1 tahun setelah tumbuh.
    • Jangka waktu periode tumbuh gigi susu 6-30 bulan (2 tahun)
    • Pembentukan akar gigi tetap selesai setelah 3 tahun tumbuh.

    Waktu Tumbuh Gigi Susu dan Gigi Tetap


    Gigi itu tumbuh semacam ada urutannya. Untuk gigi susu yang paling pertama tumbuh adalah gigi seri rahang bawah sedangkan untuk gigi tetap gigi geraham yang paling pertama tumbuh. Periode gigi tetap dimulai sekitar 6-7 tahun, sayangnya saat umur segitu anak-anak kebanyakan masih belum telaten ngurusin giginya dan orang tua belum tentu peduli, jadi gak jarang gigi tetap ada yang udah keburu rusak pas masih SD.
    Berdasarkan tahapan perkembangannya, gigi manusia terdiri atas dua kelompok yakni gigi susu dan gigi dewasa.
    Gigi susu (dentis desidue) merupakan gigi yang tumbuh pada anak usia 6 bulan hingga 8 tahun. Sejak usia 6 tahun hingga usia 14 tahun, gigi susu akan tanggal satu persatu dan digantikan dengan gigi dewasa. Jumlah gigi ini pada anak yakni 20 buah dengan rincian:

    8 buah gigi seri,
    4 buah gigi taring, dan
    8 buah gigi geraham.

    Gigi dewasa atau gigi tetap (dentis permanen) merupakan gigi orang dewasa yang berjumlah 32 buah. Rinciannya:

    8 buah gigi seri,
    4 buah gigi taring,
    8 buah gigi geraham depan, dan
    12 buah gigi geraham belakang.

    Rumus Gigi Susu dan Parmanen

    Lihat gambar di bawah ini untuk rumus gigi :
    Rumus dan Jumlah Gigi Susu Anak , Fungsi dan Waktu Tumbuhnya

    Masalah Gigi dan Pencegahannya

    Gigi juga dapat mengalami gangguan bila tidak dirawat dan dibersihkan secara tepat dan teratur. Kuman atau bakteri yang hidup pada sisa-sisa makanan dapat menghasilkan zat-zat buangan yang bersifat asam sehingga menggerogoti email dan dentin. Akibatnya, gigi dapat berlubang dan biasa disebut rongga. Perawatan terhadap gigi seperti mengurangi makanan yang bergula, terlalu panas atau dingin dapat mencegah gigi dari kerusakan. Selain itu, membersihkan gigi dengan menggosoknya sebelum tidur dan setelah makan juga dapat mencegah dari kerusakan. Perawatan lainnya yakni memeriksakan gigi kepada dokter gigi secara terus menerus.

    Karies Gigi pada Anak usia sekolah dan Balita Serta Cara Mencegahnya

    Karies Gigi pada Anak sering kita lihat dianak usia dini masih gigi susu ada banyak hal yang mendatang masalah gigi yang satu ini sehingg kita sebagaai orang tua harus cerdas merawat anak dan giginya agar tidak mengalami gigi karies . Apa sih karies gigi itu ? inilah yang mau kita bahas pada kesempatan ini .

     Karies Gigi pada Anak usia sekolah dan Balita Serta Cara Mencegahnya

    Karies gigi sendi ialah sebuah penyakit infeksi yang merusak struktur gigi.Penyakit ini menyebabkan gigi berlubang. Jika tidak ditangani, penyakit ini bisa membua nyeri, penanggalan gigi, infeksi, berbagai kasus berbahaya pada penderinta karies .

    Ada beberapa macam golongan karies gigi. Walaupun apa yang terlihat dapat berbeda, faktor-faktor risiko dan perkembangan karies hampir serupa. Mula-mula, lokasi terjadinya karies dapat tampak seperti daerah berkapur namun berkembang menjad lubang warna coklat dan hitam . Walaupun karies mungkin dapat saja dilihat dengan mata telanjang, kadang-kadang diperlukan bantuan radiografi untuk mengamati daerah-daerah pada gigi dan menetapkan seberapa jauh penyakit itu merusak gigi.
    Karies Gigi pada Anak

    Lubang gigi disebabkan oleh beberapa tipe dari bakteri penghasil asam yang dapat merusak karena reaksi fermentasi karbohidrat termasuk sukrosa, fruktosa, dan glukosa.] Asam yang diproduksi tersebut memengaruhi mineral gigi sehingga menjadi sensitif pada pH rendah. Sebuah gigi akan mengalami demineralisasi dan remineralisasi. Ketika pH turun menjadi di bawah 5,5, proses demineralisasi menjadi lebih cepat dari remineralisasi. Hal ini menyebabkan lebih banyak mineral gigi yang luluh dan membuat lubang pada gigi.

    Karies pada gigi anak janganlah dianggap sepele, karena ini akan berpengaruh pada kesehatan gigi anak pada masa depannya. Karies gigi atau gigi berlubang akan berpengaruh terhadap jaringan yang terdapat dalam mulut. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans ditandai dengan gejala awal munculnya lapisan pada gigi yang lengket dan melapisi permukaan gigi. Inilah yang disebut plak yang didalamnya mengandung zat asam pemicu karies gigi. Adanya zat asam ini membuat jaringan keras pada gigi jadi larut sehingga muncullah karies gigi.

    Cara Mencegah Kries gigi sebelum

    Pencegahan dan pengobatan karies pada gigi anak bisa dilakukan dengan mudah . Peratama dalam ini kita mencegah kries gigi sebelum anak menpatakannya . Yuk kita lihat tips atasi karies gigi .

    1. Ajarkan anak untuk membiasakan gosok gigi baik setelah makan maupun sebelum tidur
    2. Bersihkan permukaan gigi dari plak yang menempel agar sisa-sisa umakanan terangkat
    3. Kurangi mengkonsumsi yang manis-manis seperti buah, permen, dan coklat
    4. Rajinlah berkumur setelah makan atau minum sesuatu terutama setelah minum yang manis
    5. Hindari konsumsi soda atau minuman
    6. Periksakan kesehatan gigi dengan teratur untuk mencegah munculnya karies gigi pada anak

    Cara Mencegah Karies gigi Sudah Terlanjur ada pada Gigi Anak

    Jika sebelumnya dala mencega karies gigi dicegah sebelum timbul maka disisini untuk mencegahnya jika sudah terlanjur ada pada gigi . Apa saja langkah-langkahnya ? yuk lihat di bawah ini :

    1. Tahap awal yang harus dilakukan adalah dengan membersihkan areal gigi menggunakan kasa atau sikat gigi secara rutin.
    2. Memeriksakan ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan agar karies tidak berkembang dan meluas
    3. jika gigi sudah berlubang biasanya dokter akan membuang sebagian gigi yang rusak dan menambalnya. Namun sebelumnya dokter gigi akan membersihkan gigi yang berlubang tesebut dari sisa-sisa makanan.
    4. Namun bila kerusakan gigi tersebut sangat parah dan saraf giginya mati, maka dokter biasanya akan menyarankan pasien untuk mencabutnya. Sebab gigi anak yang mengalami pengeroposan biasanya masih gigi susu jadi kalau dicabut masih bisa digantikan oleh tumbuhnya gigi baru yang lebih sehat dan bagus dengan gigi permanen
    5. Sedangkan bila yang terkena karies gigi adalah gigi permanen, sebaiknya dilakukan perawatan gigi khusus untuk mempertahankannya. bagai mana bunda mudahkan ? Semoga artikel ini dapat membantu bunda .